Buaya Terbesar di Dunia yang Pernah Ditemukan

Spesies buaya sebenarnya sudah ada sejak jaman dinosaurus, dan buaya mampu bertahan hingga saat ini dengan spesies terbatas, hanya sedikit berevolusi. Buaya merupakan hewan yang berbahaya. Keberadaannya banyak meresahkan masyarakat.

Apalagi desas-desus tentang manusia yang hilang lantaran dimakan buaya. Ada begitu banyak fakta unik tentang buaya, dan yang paling menarik adalah ukuran buaya. Beberapa buaya dengan ukuran jumbo ditemukan di beberapa negara. Berikut ini 11 buaya terbesar di dunia yang pernah ditemukan.

Sarcosuchus Imperator

en.wikipedia.org
en.wikipedia.org

Merupakan buaya terbesar yang pernah hidup di dunia. Sarcosuchus Imperator adalah jenis buaya purba yang berasal dari tanah Afrika. Fosil buaya ini dapat ditemukan di museum. Buaya dengan panjang 11-13 meter ini masih menjadi kekaguman masyarakat hingga saat ini. Ia hidup kurang lebih 110 juta tahun yang lalu.

Krys

Krys
theworldofanimals.proboards.com

Jika Sarcosuchus Imperator merupakan buaya terbesar yang hidup di jaman prasejarah, maka Krys merupakan buaya terbesar di abad modern yang pernah ada. Krys ditemukan pada tahun 1957 di kota Normanton Quessland Australia. Buaya raksasa ini memiliki panjang 8,64 meter, dengan berat 1 ton.

Gustave

www.house---of-culture.tk
www.house—of-culture.tk

Gustave merupakan buaya raksasa yang mendiami sungai di Afrika. Lebih tepatnya berhabitat di sungai Guruzi, Burundi, Afrika, yang terkenal ganas lantaran tidak segang-segang untuk memangsa manusia. Bahkan kabarnya Gustave telah memangsa manusia kurang lebih 300 orang. Tubuhnya sepanjang enam meter, dengan berat hampir satu ton.

Buaya Florida

fineartamerica.com
fineartamerica.com

Tim Stroh adalah seorang mahasiswa berumur 19 tahun asal Amerika yang tak sengaja menemukan buaya raksasa ini diperairan hangat Florida. Tim bersama sang ayah Steven dan ibunya Rachel menemukan buaya besar tersebut di bulan September 2011 saat sedang melakukan aktivitas perburuan buaya. Buaya Florida memiliki panjang 3,7 meter dengan berat 300 kg.

Phoco

petermorwood.tumblr.com
petermorwood.tumblr.com

Phoco merupakan buaya yang ditemukan pertama di Peurto Rico dengan panjang 5 meter. Pocho bukanlah buaya ganas pada umumnya, justru ia terkenal jinak dan dipelihara seorang nelayan wilayah Pocho, Australia. Selain Pocho, masih ada buaya besar yang mendiami pulau Australia yaitu Cassius dengan panjang 5,5 meter dan berat 1 toh. Cassius ditemukan pada tahun 2008 silam, 27 km lepas pantai Cairns atau masuk kawasan Green Island.

Buaya Cassius

www.kompasiana.com
www.kompasiana.com

Merupakan buaya yang hidup di daratan Australia dengan panjang 5,5 meter dan berat 1 ton. Cassius ditemukan pada tahun 1994 dan berhasil ditaklukkan pada tahun 1997.

Buaya Lolong

oalamagz.blogspot.com
oalamagz.blogspot.com

Berasal dari Filipina, memiliki panjang tubuh 6,4 m dan berat 1 ton. Buaya lolong berhasil di tangkap setelah selama 3 hari melakukan upaya cukup keras yang dibantu masyarakat sekitar.

Buaya Sanggata

www.youtube.com
www.youtube.com

Hidup di pulau Kalimantan, merupakan buaya terbesar yang pernah hidup di Indonesia. Disebut juga Buaya Monster Sanggata. Memiliki panjang 7 meter dengan berat 1 ton.

Buaya Normanton

buayaohbuaya.blogspot.com
buayaohbuaya.blogspot.com

Hidup di Australia dengan panjang 8,64 meter dan berat 1 ton.

Buaya Filipina Town

www.mirror.co.uk
www.mirror.co.uk

Panjang 6,2 meter yang ditemukan oleh seorang ahli zologi di Filipina. Buaya tersebut berhasil ditangkap dan masuk penakaran di kebun binatang terdekat.

Buaya Puento Noire

www.youtube.com
www.youtube.com

Buaya dengan panjang 5,40 meter merupakan buaya yang ditemukan di Kongo dan telah tewas dalam operasi keamanan di Puento Noire. Puento Noire bukanlah nama sebenarnya dari buaya tersebut, sebab ia ditemukan dalam keadaan telah tewas, sehingga oleh penduduk Republik Kongo diberi nama Buaya Puento Noire.

Video Buaya Terbesar di Dunia

Pertahanan Hidup Buaya

Buaya telah hidup jauh berabad-abad silam bersama dinosaurus sebelum planet bumi dihantam meteor besar-besaran kala itu. Buaya mampu bertahan hidup lantaran rahangnya yang kuat, gerak tubuh yang baik, dan cara berburu yang cerdas, membuat buaya selalu menjadi raja dari rantai makanan, sehingga spesiesnya mampu bertahan hingga saat ini.

Habitat buaya adalah air asin bukan air tawar yang sering kebanyakan orang sangka. Seolah buaya sama dengan Aligator, padahal jelas tidak sama. Yang paling membedakan buaya dan Aligator adalah moncongnya. Jika pada buaya moncongnya berbentuk V, sedang Aligator berbentuk U.

Leave a Comment